Kisah Nyataku
Hai,Perkenan aku untuk mengisahkan sebuah jalan kehidupan yang pernah aku lalui.Umur aku sekarang 14 tahun,namaku Muhammad.Zidan.Abdillah,tapi belakangan namaku berubah , karena pada waktu itu aku terlibat dalam masalah pencurian handphone orang lain , dan semenjak itulah keluargaku memanggilku dengan sebutan Bedil.Aku terlahir dari sebuah keluarga sederhana bapakku bekerja sebagai pegawai swasta ibuku bekerja sebagai ibu rumah tangga.Tetapi aku bangga dengan kedua orang tuaku,meskipun ibuku hanya seorang IRT dan bapakku hanya seorang pegawai swasta.Kami 4 bersaudara,3 laki-laki dan 1 perempuan.Abangku yang pertama sudah meninggal dunia akibat terkena penyakit Flu burung,abangku meninggal dunia pada tahun 2006 saat itu usiaku baru 6 tahun.Abangku yang kedua masih sekolah di SMAN 7 kelas tiga,dia anak yang pintar dan mudah bergaul dengan siapapun.Aku anak yang ke3 dari 4 bersaudara sekolah di SMPN 23 Bekasi kelas dua,aku anak yang susah diatur,beg*,suka bertengkar dan mudah dipengaruhi teman.Adikku yang paling bontot baru berusia 2 tahun,lahir tahun 2012 bulan desember.Dia anak yang pintar,Mudah mencerna omongan orang lain,pemarah,sangat manja jika ada bapakku.
Alhamdullilah aku terlahir disebuah keluarga yang sangat religious.Sehingga orang tua dan keluarga mendidik kami berempat dengan dasar agama.
Masa sekolah
Menginjak usia 7 tahun aku masuk sekolah dasar (SD) yang tak terlalu jauh dari rumahku.Aku murid yang paling rajin,tekun,pintar,sopan,baik,jujur pada kelas 1,2 dan 3.Semenjak aku kelas 4 aku berubah menjadi anak yang susah diatur,beg*,suka bertengkar,jail,keras kepala,suka tawuran, itu semua berubah karena sebuah pergaulan yang terlalu bebas.Aku murid yang paling ditakuti di sekolah dasar itu.Pernah menjabat sebagai jagoan di sekolah dasar itu sekaligus sebagai ketua genk.Semenjak itu aku disebut kepala suku oleh guruku.Semenjak aku kelas 5 aku diajarkan oleh guru yang paling ditakuti sekaligus lucu yaitu bu Abarua,guru yang sering main tangan kepada muridnya.Aku selalu bercanda di kelas sehingga aku terkena jitakan dan teguran dari guru itu.Jitakan dan cara dia bercakap dengan muridnya sangatlah lucu sehingga membuat semua murid di dalam kelasku selalu membuat dia marah,bahkan aku pernah memfoto guru itu yang sedang tidur di dalam kelas dan mengupload foto itu ke jejaring sosial.Kelas 6 aku diajarkan oleh guru yang lucu,baik,dan sedikit pemarah yang bernama Eko Agustin.Dia selalu membuat anak muridnya selalu tertawa,mengasihi uang kepada muridnya jika bisa menjawab pertanyaannya,dan selalu membuat muridnya keringat dingin,ketakutan jika dia sedang marah.Bahkan sempat guru itu marah kepada aku dan teman-temanku karena terlalu berisik dan selalu mengobrol saat dia mengajar,sehingga semua buku dilempar dan tidak pernah mengajar ke kelas.Sehingga dia membuat kartu berbicara 5 menit yaitu kartu yang akan membuat kita berbicara tentang pelajaran apapun di depan kelas selama 5 menit , yang dapat kartu itu hanya yang berisik di dalam kelas dan selalu mengobrol saat pelajaran.Aku selalu dapat perhatian lebih dari guru itu,padahal aku murid yang paling bandel di sekolah.Sampai aku ujian nasionalpun dia selalu memperhatikanku.Aku tidak bisa membanggakan guru itu yang sudah baik dan perhatian padaku,karena nilai ujian nasionalku yang sangat rendah yaitu 23,70.Setelah enam tahun lama aku sekolah,akhirnya tiba juga untuk meninggalkan sekolah,guru,dan teman-teman aku.Setelah lulus dari sekolah dasar aku melanjut ke tinkat yang lebih tinggi yaitu SMP.Kali ini sekolah yang sangat jauh dari rumahku.Aku di masukan sekolah ke SMPN 23 Bekasi,JatikramatIndah2.
Masa sekolah
Menginjak usia 7 tahun aku masuk sekolah dasar (SD) yang tak terlalu jauh dari rumahku.Aku murid yang paling rajin,tekun,pintar,sopan,baik,jujur pada kelas 1,2 dan 3.Semenjak aku kelas 4 aku berubah menjadi anak yang susah diatur,beg*,suka bertengkar,jail,keras kepala,suka tawuran, itu semua berubah karena sebuah pergaulan yang terlalu bebas.Aku murid yang paling ditakuti di sekolah dasar itu.Pernah menjabat sebagai jagoan di sekolah dasar itu sekaligus sebagai ketua genk.Semenjak itu aku disebut kepala suku oleh guruku.Semenjak aku kelas 5 aku diajarkan oleh guru yang paling ditakuti sekaligus lucu yaitu bu Abarua,guru yang sering main tangan kepada muridnya.Aku selalu bercanda di kelas sehingga aku terkena jitakan dan teguran dari guru itu.Jitakan dan cara dia bercakap dengan muridnya sangatlah lucu sehingga membuat semua murid di dalam kelasku selalu membuat dia marah,bahkan aku pernah memfoto guru itu yang sedang tidur di dalam kelas dan mengupload foto itu ke jejaring sosial.Kelas 6 aku diajarkan oleh guru yang lucu,baik,dan sedikit pemarah yang bernama Eko Agustin.Dia selalu membuat anak muridnya selalu tertawa,mengasihi uang kepada muridnya jika bisa menjawab pertanyaannya,dan selalu membuat muridnya keringat dingin,ketakutan jika dia sedang marah.Bahkan sempat guru itu marah kepada aku dan teman-temanku karena terlalu berisik dan selalu mengobrol saat dia mengajar,sehingga semua buku dilempar dan tidak pernah mengajar ke kelas.Sehingga dia membuat kartu berbicara 5 menit yaitu kartu yang akan membuat kita berbicara tentang pelajaran apapun di depan kelas selama 5 menit , yang dapat kartu itu hanya yang berisik di dalam kelas dan selalu mengobrol saat pelajaran.Aku selalu dapat perhatian lebih dari guru itu,padahal aku murid yang paling bandel di sekolah.Sampai aku ujian nasionalpun dia selalu memperhatikanku.Aku tidak bisa membanggakan guru itu yang sudah baik dan perhatian padaku,karena nilai ujian nasionalku yang sangat rendah yaitu 23,70.Setelah enam tahun lama aku sekolah,akhirnya tiba juga untuk meninggalkan sekolah,guru,dan teman-teman aku.Setelah lulus dari sekolah dasar aku melanjut ke tinkat yang lebih tinggi yaitu SMP.Kali ini sekolah yang sangat jauh dari rumahku.Aku di masukan sekolah ke SMPN 23 Bekasi,JatikramatIndah2.
Masa paling bandel disekolah
Pada kelas satu SMP aku termasuk salah seorang yang paling bandel disekolah,kerjaanku setiap hari bolos,jailin teman,tawuran,nongkrong2.Sampai pada waktu itu aku dipanggil 2 kali sama guru BP,karena masalah nongkrong-nongkrong sehingga aku mendapat SP (Surat panggilan).Aku murid yang paling jail di sekolah,tapi aku berusaha untuk merubah sikap tidak terpuji itu.Aku tidak mau merepotkan kedua orang tuaku , dari kecil sudah bikin susah sudah besar bikin susah.Sehingga aku berfikir untuk membuang sikap tidak terpuji itu satu-satu.Akhirnya sikap tidak buruk itu satu persatu hilang.
Pada kelas satu SMP aku termasuk salah seorang yang paling bandel disekolah,kerjaanku setiap hari bolos,jailin teman,tawuran,nongkrong2.Sampai pada waktu itu aku dipanggil 2 kali sama guru BP,karena masalah nongkrong-nongkrong sehingga aku mendapat SP (Surat panggilan).Aku murid yang paling jail di sekolah,tapi aku berusaha untuk merubah sikap tidak terpuji itu.Aku tidak mau merepotkan kedua orang tuaku , dari kecil sudah bikin susah sudah besar bikin susah.Sehingga aku berfikir untuk membuang sikap tidak terpuji itu satu-satu.Akhirnya sikap tidak buruk itu satu persatu hilang.
Jika ada yang salah itu semata-mata karena kebodohan aku semata, jika ada yang kurang itu semata-mata karena sifat manusia yang pelupa, aku hanya manusia biasa yang mencoba untuk menjadi lebih baik lagi.
